Maulid Nabi: Media Penghayatan Yang Dilahirkan Muhammad

Oleh: Sanghyang Mughni Pancaniti

Sebuah ilustrasi indah digambarkan oleh Jalaluddin Rumi: “Suatu ketika Muhammad kecil hilang di padang pasir, Halimah begitu cemas dan terus-menerus menangisi Muhammad yang tak ada dihadapannya. Namun tiba-tiba ada sebuah teriakan, ‘Tenanglah.! Sesungguhnya Muhammad tidak hilang, justru dunia yang akan hilang dalam dia’”
Bulan Rabiul Awwal mengenangkan sebuah peristiwa yang maha penting bagi kehidupan umat manusia. Bagaimana tidak, bulan itu adalah dimana lahirnya seorang manusia mulia, manusia paripurna, manusia yang didesain khusus oleh Tuhan untuk menyempurnakan akhlaq makhluk-Nya, dan manusia yang setiap sejarah menginduk kepadanya, dialah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib.
Dunia terkejut akan kelahirannya, roda sejarah berputar ke arahnya, zaman terpana olehnya, dan hari-hari pun berhenti karenanya. Dia tidak tersapu oleh angin, tak terhalang oleh awan, tak terusir oleh air, dan tak tergoyahkan oleh gelombang dalam mengemban tugas suci dari Tuhan untuk menancapkan kebenaran di muka bumi.

 
Powered by Blogger